MTs Negeri 1 OKU Timur Gelar Munaqosah Perdana

 



Martapura OKUT, Humas

MTs Negeri 1 OKU Timur adakan Munaqosah Tahfidzul Qur’an untuk pertama kali. Munaqosah dimaksudkan untuk mengukur siswa-siswi yang telah meghafal setidaknya 1 juz yaitu juz 30. Acara tersebut berlangsung di mushola MTs Negeri 1 OKU Timur. (24/3).

Menjelang pelaksanaan wisuda tahfidz qur’an 1 – 4 juz yang rencananya akan dilaksanakan pada hari selasa, 29 Maret 2022 mendatang, MTs Negeri 1 OKU Timur mengadakan munaqosah yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hafalan siswa-siswi dalam menghafal Al-Qur’an.

Kepala MTsN 1 OKU Timur, Nur Ainah menyambut baik kegiatan munaqosah, dalam pesan yang disampaikan kepada seluruh siswa peserta munaqosah untuk selalu mencintai Al-Qur’an dengan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari

Penilaian munaqosah terbagi menjadi 3 kriteria yaitu :

  1. Tajwid (pengucapan huruf-huruf yang ada di dalam kitab suci Al-Quran)
  2. Tahfidz (hafalan dari tiap siswa) 
  3. Fashahah (kejelasan pengucapan)

Lebih lanjut, Nur Ainah saat ditemui setelah membuka acara munaqosah secara resmi menuturkan  “iya ahamdulillah banyak sekali anak-anak yang sudah menghafal  setidaknya 1 juz. Inilah tujuan utama dari ekstrakurikuler tahfidz dan disiplin setoran hafalan setiap pagi sebelum mulai belajar. Agar siswa-siswi MTs Negeri 1 OKU Timur ini mempunyai bekal ketika lulus dari madrasah”. (MAM).


Share:

Dalam Rangka Memperingati Hari Guru Nasional 2021: MTs Negeri 1 OKU Timur Gelar Upacara Bendera dan Pemberian Bunga

 







Humas MTs Negeri 1 OKU Timur (25/11/2021) | Oleh Afrijal

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, MTs Negeri 1 OKU Timur gelar upacara bendera merah putih. Berbeda dari upacara pada umumnya, seluruh petugas upacara adalah guru sendiri sehingga upacara special tersebut berjalan secara hikmat dan tertib serta khusyuk.

Setelah pelaksanaan upcara, terdapat acara pemberian bunga oleh siswa kepada seluruh guru MTs Negeri 1 OKU Timur. Hal ini merupakan ungkapan terima kasih siswa kepada guru yang telah berjuang dan secara sabar memberi ilmu yang bermanfaat. Suasana haru sangat terasa selama proses pemberian bunga tersebut.

Semoga siswa-siswi MTs Negeri 1 OKU Timur selalu menjadi anak yang soleh dan solehah, serta selalu menjunjung tinggi adab kepada guru dan orang tua.


Share:

MTs Negeri 1 OKU Timur Gelar Acara Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri

 







Humas MTs Negeri1 OKU Timur (22/10/2021) | Oleh M.A.M

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi 1443 H dan Hari Santri Nasional 2021, MTs Negeri 1 OKU Timur gelar acara peringatan Maulid Nabi di lapangan MTs Negeri 1 Oku Timur pada jum’at, 22 oktober 2021.

Acara dimulai dengan pembukaan, sambutan dari ketua panitia kegiatan Maulid Nabi, ibu Saminah, S.Pd dan sambutan dari kepala MTs Negeri 1 OKU Timur, ibu Nur Ainah, S.Pd.I dan dilanjutkan dengan tausiyah dari ustadz Susilo Utomo, S.IF.

Acara diikuti oleh seluruh siswa-siswi, guru dan staff pegawai MTs Negeri 1 OKU Timur. Selain tausiyah, juga ada beberapa penampilan dari siswa-siswi seperti sholawatan yang diiringi dengan hadroh, puisi, kuis yang bertema tentang Rosulullah S.A.W.

Memperingati  maulid nabi Muhammad SAW bertujuan untuk semakin menumbuhkan rasa cinta kepada rosulullah SAW. Dengan adanya rasa cinta kepada Rosulullah, maka apapun perilakunya, sunah-sunahnya serta apapun sabda Rosulullah akan menjadi panutan bagi suluruh umat muslim khususnya warga MTs Negeri 1 OKU Timur.


Share:

Upacara Bendera : MTs Negeri 1 OKU Timur Memperingati Hari Kesaktian Pancasila

 






Humas MTs Negeri 1 OKU Timur (01/10/2021) | Oleh M.A.M

            Setiap tanggal 1 Oktober, bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan ini dimaksudkan untuk mengenang kembali sejarah dalam mempertahankan ideologi bangsa. Selain itu, Hari Kesaktian Pancasila juga sebagai wujud penghormatan terhadap jasa para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam perjuangan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

            Penetapan Hari Kesaktian Pancasila ini sangat erat kaitannya dengan peristiwa Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia atau G30S/PKI. Peristiwa pemberontakan tersebut, telah menyebabkan 6 perwira tinggi dan 1 perwira menengah TNI AD gugur.

Tanggal 30 September sampai awal 1 Oktober 1965, menjadi salah satu hari paling kelam bagi bangsa Indonesia. Peristiwa yang sering disebut G30S/PKI atau Gestok (Gerakan Satu Oktober) terjadi ketika sejumlah perwira militer Indonesia dibunuh dalam suatu usaha kudeta.

Hingga kini, penyebab dan latar belakang terjadinya peristiwa G30S/PKI masih menjadi perdebatan. Namun yang jelas, peristiwa pemberontakan tersebut menewaskan enam jenderal dan satu letnan TNI AD. Mereka ditemukan pada 3 Oktober 1965 di sebuah lubang berdiameter 75 sentimeter dan kedalaman 12 meter di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Ketujuh jenazah tersebut ditemukan pada 4 Oktober 1965 dengan posisi kepala berada di bawah dan saling bertumpuk. Ketujuh jenderal tersebut antara lain:

1.      Letjen Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi)

  1.  Mayjen TNI Raden Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD bidang Administrasi)
  2. Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono (Deputi III Menteri/Panglima AD bidang Intelijen)
  3. Brigjen Donald Isaac Panjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD bidang Logistik)
  4. Mayjen TNI Siswondo Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD bidang Intelijen)
  5. Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo (Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat)
  6. Selain 6 jenederal itu, ada pula Pierre Tendean yang merupakan ajudan Jenderal A.H. Nasution

Hari Kesaktian Pancasila sering dimaknai sebagai upaya memperkokoh peran Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Tidak bisa dimungkiri bahwa Pancasila memiliki peran strategis sebagai fondasi dasar sebuah negara.

Seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Pancasila memiliki makna sebagai pedoman dasar untuk mengatur penyelenggaraan ketatanegaraan yang meliputi bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya.


Share:

Upacara Bendera Merah Putih, Senin 27 September 2021






Humas MTs Negeri 1 OKU Timur (27/09/2021) | Oleh M.A.M

Upacara Bendera Senin, 27 September 2021 berjalan dengan tertib dan kondusif. Setiap hari Senin atau hari besar nasional (HBN), siswa mengikuti upacara bendera. Jika diperhatikan dengan seksama, upacara itu terdiri dari 3 komponen utama. Yaitu, petugas pelaksana, pembina upacara dan peserta upacara.

Pelaksana upacara adalah petugas yang melaksanakan prosesi upacara bendera dari awal sampai akhir. Protokol/pembawa acara, pemimpin barisan upacara, perwira upacara, kelompok paduan suara, ajudan, pengibar bendera, pembaca UUD 1945 adalah pelaksana upacara.

Pembina upaca merupakan pemimpin jalannya upacara bendera. Sebagai pemimpin dalam upacara maka pembina akan menyampaikan amanat atau sambutan. Dalam sambutannya pembina upacara menyampaikan penilaian terhadap jalannya upacara dan menyampaikan pesan penting terhadap peserta upacara.

Peserta upacara berbaris membentuk formula tertentu sesuai dengan kondisi lapangan upacara bendera. Peserta upacara berkewajiban mengikuti aba-aba pemimpin barisan upacara. Kemudian berkewajiban mendengarkan dengan baik amanat upacara dan mengikuti proses lainnya dalam upacara bendera.

Diharapkan upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari senin, mampu menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme anak bangsa khususnya siswa-siswi MTs Negeri 1 OKU Timur, sehingga selain penekanan pada kegiatan keagamaan, Madrasah juga berfokus pada pendidikan karakter secara dispilin.

 



 

Share:
5 HAL
Bantu hentikan virus corona
1
TANGANCuci lebih sering
2
SIKUUntuk menutup mulut saat batuk
3
WAJAHJangan disentuh
4
JARAKJaga jarak aman
5
RUMAHUsahakan di rumah saja.

Pengumuman Penting

Postingan Populer

Artikel Terbaru