Martapura (Kanwil Sumsel) ---
MTsN 1 OKU Timur melaksanakan
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman utama madrasah pada Kamis
pagi. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh kepala madrasah, dewan
guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik.
Upacara peringatan tahun ini
menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali posisi Pancasila sebagai
pemersatu bangsa, sekaligus perekat persatuan di lingkungan madrasah.
Sebagai salah satu lembaga
pendidikan Islam unggulan di wilayah OKU Timur, MTsN 1 OKU Timur memiliki peserta
didik yang berasal dari berbagai latar belakang budaya, tradisi, dan latar
belakang sosial. Kehadiran siswa-siswi yang membawa corak kebudayaan lokal
maupun pendatang memperkaya interaksi sosial di madrasah.
Melalui momentum Hari Kesaktian
Pancasila, keberagaman suku di kalangan siswa direfleksikan sebagai kekuatan
utama untuk membangun kebersamaan. Sikap saling menghargai dan toleransi
antarsiswa menjadi perwujudan nyata dari pengamalan sila-sila Pancasila dalam
kehidupan sehari-hari di madrasah.
Kepala MTsN 1 OKU Timur, Hj.
Lilis Setiowati menyampaikan bahwa murid berasal dari berbagai suku mulai dari suku
Komering, suku Jawa, suku Ogan, suku Batak hingga Melayu.
"Perbedaan latar belakang
suku dan tradisi di antara murid madrasah justru menjadi modal utama untuk
mempraktikkan langsung toleransi dan kebhinekaan dalam ikatan persaudaraan
Islam dan kebangsaan." Tegasnya.
Dengan dilaksanakannya upacara
peringatan ini, diharapkan para peserta didik MTsN 1 OKU Timur tidak hanya
kokoh secara akademis dan religius, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang
kuat serta siap menjaga kerukunan dan harmoni di tengah kebhinekaan bangsa. (MAM)






