Standby : PTSP MTsN 1 OKU Timur Konsisten Berikan Pelayanan Prima

 


OKU Timur (Kemenag Sumsel) ---

Meskipun kalender pendidikan menunjukkan hari libur bagi para siswa, hal tersebut tidak menyurutkan semangat pengabdian tenaga kependidikan di MTs Negeri 1 OKU Timur. Melalui layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), tim kependidikan tetap bersiaga (standby) untuk melayani berbagai kebutuhan administrasi guru, siswa, alumni, masyarakat dan wali murid.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Madrasah dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan tidak terhambat oleh jeda akademik.

Kepala Urusan Tata Usaha MTsN 1 OKU Timur, Zulfikri menyatakan bahwa kehadiran staf di saat hari libur bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan mendesak, seperti legalisir ijazah dan dokumen kependidikan, konsultasi mutasi siswa, nformasi pendaftaran dan administrasi lainnya.

"Kami memahami bahwa kebutuhan wali murid tidak selalu sinkron dengan hari libur sekolah. Oleh karena itu, tenaga kependidikan kami tetap hadir untuk memastikan setiap urusan administrasi tetap bisa diproses dengan lancar," tegas Zulfikri.



Dedikasi ini sejalan dengan slogan Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia. Dengan tetap dibukanya layanan PTSP, MTsN 1 OKU Timur ingin menunjukkan bahwa birokrasi di lingkungan madrasah kini jauh lebih adaptif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Wali murid yang datang pun memberikan apresiasi positif. Menurut mereka, keberadaan staf yang standby sangat membantu bagi orang tua yang bekerja dan hanya memiliki waktu luang di hari libur untuk mengurus keperluan sekolah anak mereka.

Bagi masyarakat yang memerlukan layanan administrasi, silakan menghubungi nomor Whatsapp layanan kami di 082176888220 atau langsung menuju gedung PTSP MTsN 1 OKU Timur. Petugas kami akan melayani dengan ramah dan profesional sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

(Humas MTsN1 OKU Timur)

Share:

Terapkan Konsep Ekoteologi : Siswa Gelar Aksi Gerebek Kebersihan

 


OKU Timur (Kemenag Sumsel) ----

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, suasana di MTs Negeri 1 OKU Timur tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa bersama guru dan staf tidak berkutat dengan buku pelajaran, melainkan bahu-membahu dalam aksi "Gerebek Kebersihan" di seluruh area madrasah, mulai dari ruang kelas hingga taman sekolah, Jum’at 13 Februari 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar tradisi bersih-bersih biasa. Tahun ini, sekolah mengusung konsep Ekoteologi, sebuah gerakan yang mengaitkan kesadaran lingkungan dengan nilai-nilai keimanan.

Kepala Madrasah, Lilis Setiowati menjelaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk menyiapkan diri secara lahir dan batin.

"Dalam pandangan ekoteologi, menjaga alam dan lingkungan adalah bagian dari mandat ibadah. Menjelang Ramadhan, kita tidak hanya membersihkan hati, tetapi juga lingkungan tempat kita belajar. Kita ingin siswa memahami bahwa memungut sampah adalah bentuk tasbih yang nyata kepada Sang Pencipta," ujarnya.

Seluruh warga madrasah terlibat langsung bahu membahu membersihkan lingkungan madrasah. Mulai dari membersihkan debu, mengatur ulang bangku, dan memastikan sirkulasi udara optimal agar ibadah puasa di dalam kelas tetap nyaman. Selain itu juga di sediakan campuran tanah gembur untuk menambah serta mengganti tanah tanaman hias di koridor sekolah untuk menciptakan suasana yang sejuk dan asri.

 


Wakil kepala bidang sarana dan prasarana, Susiyah berharap kegiatan ini mampu memberikan perspektif baru bagi siswa siswi MTs Negeri 1 OKU Timur. "Yaa mungkin dulu mereka bersih-bersih hanya supaya tidak dimarahi guru. Sekarang, kami ingin menanamkan kesadaran bagi siswa bahwa menjaga madrasah tetap bersih adalah cara kita menghormati bulan Ramadan dan menjaga ciptaan Tuhan." Ujarnya.

 

Dengan lingkungan yang bersih dan suci, diharapkan para siswa dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk sekaligus memulai gaya hidup ramah lingkungan yang berkelanjutan.

(Humas MTsN 1 OKU Timur)

Share:

Memupuk Karakter Religius, MTs Negeri 1 OKU Timur Rutin Gelar Kegiatan Imtaq Setiap Jumat

 

OKU Timur (Kemenag Sumsel) ---

Mengawali aktivitas di hari Jumat yang penuh berkah, MTs Negeri 1 OKU Timur konsisten melaksanakan kegiatan Pembinaan Iman dan Taqwa (Imtaq). Kegiatan ini diselenggarakan di halaman madrasah sebelum jam pelajaran dimulai dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf pegawai.




 

Kegiatan yang telah menjadi tradisi rutin ini bertujuan untuk Menanamkan Nilai Spiritual Sejak Dini serta memperkuat karakter religius siswa di tengah tantangan zaman. Rangkaian acara dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan agenda utama:

1.       Lantunan Asmaul Husna dan doa bersama.

2.       Pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama.

3.       Tausiyah Singkat yang disampaikan secara bergantian oleh siswa

4.       Do’a

5.       Pembinaan oleh kepala madrasah

 

Kepala madrasah Lilis Setiowati menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas formalitas. "Kami ingin memastikan bahwa sebelum siswa menerima ilmu pengetahuan umum, batin mereka sudah 'diisi' terlebih dahulu dengan nilai-nilai spiritual. Ini adalah pondasi agar mereka menjadi generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tapi juga berakhlakul karimah," ujarnya.

 

Meskipun dilaksanakan ditengah cuaca mendung pagi ini, para siswa tampak antusias dan khidmat mengikuti setiap rangkaian acara. Dengan beralaskan terpal dan karpet, barisan jamaah yang rapi menciptakan suasana madrasah yang tenang dan religius.

 


Selain sebagai sarana ibadah, momen ini juga digunakan sebagai sarana untuk memberikan motivasi dan evaluasi mingguan terkait kedisiplinan serta kebersihan lingkungan madrasah.

 

Dampak dari rutinnya kegiatan Imtaq ini sangat dirasakan dalam suasana belajar-mengajar. Siswa cenderung lebih fokus dan tenang saat memulai pelajaran di kelas. Selain itu, kegiatan ini terbukti efektif dalam mempererat silaturahmi antar warga madrasah.

(Humas MTsN 1 OKU Timur)

Share:

MTs N 1 OKU Timur Turut Sukseskan Kegiatan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa




OKU Timur -- Menindaklanjuti KMA Nomor 244 Tahun 2025 Tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029 dan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI No.182 Tahun 2025 tentang Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa dalam rangka peringatan Hari Bumi ke-55.

MTs Negeri 1 OKU Timur turut menanam pohon matoa yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia pada hari ini, Selasa 22 April 2025.

 

Diawali pertemuan virtual yang di gelar, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam amanatnya berharap nantinya 1 juta pohon matoa ini mengintegrasi dari kepedulian lingkungan sekitar, semoga gagasan ini dapat meningkatkan kerukunan antar manusia dengan lingkungan semesta, sesama manusia dan ruh.

 

Sebelumnya Sekjend Kemenag RI Kamaruddin Amir dalam laporannya mengatakan kegiatan penanaman 1 juta pohon matoa ini adalah bentuk kolabirasi Ekotiologi dan keagamaan untuk mewujudkan tindak pelestarian lingkungan serta meningkatkan proteksi lingkungan yang merupakan salah satu program unggulan dari Mentri Agama RI.

 

Sebanyak 20 bibit pohon matoa ditanam langsung oleh Kepala Madrasah dan beberapa guru serta pegawai MTs Negeri 1 OKU Timur. bibit pohon tersebut ditanam di beberapa tempat strategis yang nantinya dapat menambah suasana asri pada madrasah.


Kepala Madrasah, Hj. Rusmala Dewi menyampaikan rasa syukurnya karena telah selesai menanam 20 pohon matoa. beliau berharap dengan adanya program ini dapat bermanfaat bagi warga madrasah, buahnya dapat dinikmati oleh kita semua dan menjadikan madrasah lebih hijau, asri dan nyanman. (MAM)

Share:

Jaga Madrasah Tetap Asri Ditengah Musim Kemarau


 

Martapura, humas

Upaya menciptakan lingkungan Madrasah tetap teduh, asri, bersih dan bebas sampah, Kepala MTs Negeri 1 OKU Timur menghimbau kepada segenap warga Madrasah untuk lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan. (14/9)


Menganggapi himbauan tersebut, ditengah musim kemarau seperti saat ini, petugas kebersihan bersama-sama dengan warga Madrasah secara gotong royong melakukan upaya agar kondisi Madrasah tetap nyaman, teduh, asri dan hijau.


Beberapa upaya yang dilakukan seperti menyiram halaman setiap 3 jam, menyiram bunga pada pagi dan siang hari, menjaga kebersihan halaman dan taman Madrasah serta mengatur kegiatan lapangan untuk mengurangi debu dan sampah yang ditimbulkan.


Kepala Madrasah, Nur Ainah mengatakan “menurut info yang saya dapat Indonesia semakin hari semakin panas, suhunya mencapai 38° bahkan lebih panas di daerah lain. Hal ini membuat Madrasah kita jadi mudah berdebu, otomatis jd terlihat gersang dan kotor. Nah alhamdulillah kita sudah upayakan untuk bagaimana agar madrasah kita ini selalu terjaga kebersihannya, agar nyaman juga untuk siswa-siswi belajar” ujarnya.


Terlihat petugas kebersihan, guru bersama siswa-siswi piket sedang membersihkan halaman dan menyiram bunga. Menurutnya hal ini juga sebagai motivator siswa agar selalu menjaga kebersihan dan keasrian madrasah sehingga proses belajar dan pembelajaran dapat berjalan dengan tenang, teduh dan menyenangkan.


Kepala Madrasah memberikan apresiasi kepada guru yang bersangkutan dan mengharapkan sikap kepedulian ini tetap terjaga dengan baik dan selalu bekerjasama dalam setiap kegiatan di madrasah. (MAM)


Share:
5 HAL
Bantu hentikan virus corona
1
TANGANCuci lebih sering
2
SIKUUntuk menutup mulut saat batuk
3
WAJAHJangan disentuh
4
JARAKJaga jarak aman
5
RUMAHUsahakan di rumah saja.

Pengumuman Penting

Postingan Populer

Artikel Terbaru