Digitalisasi Tata Kelola, MTs Negeri 1 OKU Timur Hadir Lebih Dekat Melalui Sistem Pelayanan Daring

 

 

Martapura (Kemenag Sumsel) ---

MTs Negeri 1 OKU Timur terus bertransformasi menuju modernisasi tata kelola pendidikan. Sebagai wujud nyata komitmen pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel, madrasah kini mengintegrasikan seluruh layanan Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) secara daring. Langkah ini memungkinkan para siswa, alumni, hingga masyarakat luas mengakses berbagai layanan madrasah cukup melalui WhatsApp Layanan dan situs resmi PPID MTsN 1 OKU Timur.

Terobosan ini mencakup ranah pelayanan yang luas, mulai dari penyediaan informasi umum madrasah, administrasi persuratan dan kearsipan, legalisasi dokumen keijazahan, kehilangan atau kerusakan ijazah melalui whatsapp layanan (082176888220), hingga pemenuhan keterbukaan informasi publik (PPID) yang dapat diakses secara umum melalui website resmi www.ppid.mtsnegeri1okut.sch.id.

Kepala MTsN 1 OKU Timur, Lilis Setiowati menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk penjabaran program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya dalam mengakselerasi digitalisasi tata kelola madrasah.

 "Digitalisasi PTSP ini adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang transparan, efektif, dan efisien tanpa batas ruang dan waktu. Baik murid, alumni, maupun masyarakat tidak perlu lagi tertahan oleh kendala jarak atau waktu untuk mengurus administrasi atau mendapatkan informasi publik," ujar Lilis.

 Melalui sistem daring ini, pemohon dapat mengajukan berkas, memantau proses penyelesaian dokumen, hingga menerima informasi resmi tanpa harus datang langsung ke lokasi madrasah dahulu. Langkah progresif ini diharapkan mampu mewujudkan standar pelayanan publik yang prima dan berdampak langsung bagi kemajuan pendidikan di lingkungan MTsN 1 OKU Timur. (MAM)

 


Share:

Tegakkan Disiplin dan Transparansi, MTsN 1 OKU Timur Musnahkan Barang Sitaan Razia Siswa

 


Martapura (Kemenag Sumsel) ---

MTsN 1 OKU Timur menggelar kegiatan pemusnahan barang-barang hasil penertiban tata tertib madrasah pada Jum’at pagi, 2 Oktober 2026. Barang yang dimusnahkan mencakup berbagai macam kosmetik, alat make-up, mainan, serta aksesori non-standar yang dilarang dibawa ke lingkungan madrasah.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 1 OKU Timur bersama waka bidang Kesiswaan dan guru Bimbingan Konseling (BK), serta disaksikan oleh seluruh murid MTsN 1 OKU Timur.

Prosesi pemusnahan dilakukan secara terbuka di halaman madrasah setelah pelaksanaan apel. Barang-barang sitaan yang terkumpul dari hasil razia berkala selama beberapa minggu sebelumnya tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar untuk memastikan seluruh barang tidak dapat dipergunakan kembali.

Kepala MTsN 1 OKU Timur, Lilis Setiowati menegaskan bahwa pemusnahan secara terbuka ini merupakan bentuk pertanggungjawaban dan transparansi madrasah kepada murid maupun orang tua.

"Langkah ini kami ambil secara transparan agar seluruh murid dan orang tua memahami bahwa aturan di MTsN 1 OKU Timur ditegakkan tanpa tebang pilih. Barang-barang yang disita tidak ada yang dimanfaatkan oleh pihak madrasah, melainkan dimusnahkan sesuai SOP yang berlaku," tegas Kepala Madrasah.

 


Tindakan tegas ini selaras dengan pilar tata kelola pendidikan yang akuntabel dan berintegritas. Penegakan disiplin yang transparan menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem madrasah yang bersih, adil, dan berfokus pada kualitas pembelajaran.

Melalui penertiban ini, pihak madrasah ingin memastikan seluruh murid mendapatkan kesetaraan tanpa adanya distraksi penampilan berlebihan atau gaya hidup konsumtif di lingkungan madrasah.

 

Pihak madrasah juga mengimbau kepada seluruh orang tua dan wali murid untuk terus menjalin komunikasi aktif serta membantu memantau barang bawaan putra-putrinya sebelum berangkat ke madrasah.

Sinergi yang kuat antara lingkungan keluarga dan madrasah diharapkan mampu mencetak generasi peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan akhlak yang mulia. (MAM)

Share:

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, MTsN 1 OKU Timur Gelar Upacara dan Rajut Harmoni Keberagaman


 

Martapura (Kanwil Sumsel) ---

MTsN 1 OKU Timur melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman utama madrasah pada Kamis pagi. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik.

Upacara peringatan tahun ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali posisi Pancasila sebagai pemersatu bangsa, sekaligus perekat persatuan di lingkungan madrasah.

Sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam unggulan di wilayah OKU Timur, MTsN 1 OKU Timur memiliki peserta didik yang berasal dari berbagai latar belakang budaya, tradisi, dan latar belakang sosial. Kehadiran siswa-siswi yang membawa corak kebudayaan lokal maupun pendatang memperkaya interaksi sosial di madrasah.

Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila, keberagaman suku di kalangan siswa direfleksikan sebagai kekuatan utama untuk membangun kebersamaan. Sikap saling menghargai dan toleransi antarsiswa menjadi perwujudan nyata dari pengamalan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di madrasah.

Kepala MTsN 1 OKU Timur, Hj. Lilis Setiowati menyampaikan bahwa murid berasal dari berbagai suku mulai dari suku Komering, suku Jawa, suku Ogan, suku Batak hingga Melayu.

"Perbedaan latar belakang suku dan tradisi di antara murid madrasah justru menjadi modal utama untuk mempraktikkan langsung toleransi dan kebhinekaan dalam ikatan persaudaraan Islam dan kebangsaan." Tegasnya.

Dengan dilaksanakannya upacara peringatan ini, diharapkan para peserta didik MTsN 1 OKU Timur tidak hanya kokoh secara akademis dan religius, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat serta siap menjaga kerukunan dan harmoni di tengah kebhinekaan bangsa. (MAM)

Share:

Kenalkan Konsep Ekoteologi, Guru Ajak Murid MTsN 1 OKU Timur Melukis di Taman


 

Martapura (Kemenag Sumsel) ---

Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di madrasah tidak hanya menjadi wadah mengasah kreativitas estetika murid, tetapi juga media penanaman nilai-nilai spiritual dan kepedulian lingkungan. Melalui kegiatan melukis bertema kekayaan alam, para murid diajak mengagumi keindahan ciptaan Tuhan sekaligus belajar menjaga kelestarian bumi.

Dalam kegiatan pembelajaran yang berlangsung diluar ruangan ini, puluhan murid tampak antusias memegang kuas dan warna-warni cat air. Dengan penuh ketelitian, mereka menggoreskan warna di atas kanvas, melukiskan aneka ragam tanaman hias, dedaunan hijau, dan bunga.

Guru pengampu mata pelajaran SBdP, Desi Wahyuni menyampaikan bahwa tema flora dipilih untuk mengenalkan konsep Ekoteologi, sebuah pandangan keagamaan yang mengajarkan bahwa menjaga alam dan lingkungan merupakan bagian dari bentuk keimanan dan ibadah kepada Allah SWT.

"Melalui lukisan bunga dan tanaman ini, saya ingin menanamkan pesan bahwa menjaga kelestarian alam adalah wujud rasa syukur kita kepada Allah. Agama tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Pencipta dan sesama manusia, tetapi juga hubungan harmonis antara manusia dengan alam sekitar," ujar Desi Wahyuni.

Kegiatan bernuansa edukatif dan spiritual ini sejalan dengan komitmen Kemenag Berdampak, di mana pendidikan madrasah hadir memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam peningkatan prestasi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan peduli pada keberlanjutan lingkungan (green education).

Melalui goresan warna dan imajinasi positif para murid, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kepekaan seni, tetapi juga menjadi pelopor gerakan ramah lingkungan dan pendorong kelestarian alam di tengah masyarakat. (MAM)

Share:

Perkokoh Karakter Murid, MTsN 1 OKU Timur Rutinkan Imtaq Pagi Wujudkan Semangat Kemenag Berdampak

 

Martapura (Kemenag Sumsel) ---

Memulai hari dengan nilai-nilai religius, MTs Negeri 1 OKU Timur konsisten melaksanakan kegiatan Iman dan Taqwa (Imtaq) Pagi bagi seluruh murid-siswi sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai. Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini diikuti dengan khidmat oleh para murid, guru, serta tenaga kependidikan.

Kegiatan Imtaq pagi diisi dengan serangkaian pembiasaan positif, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur'an, muasabah, doa bersama, hingga pengarahan keagamaan. Pembiasaan ini dirancang untuk membangun suasana belajar yang kondusif sekaligus menanamkan fondasi akhlakul karimah sejak awal hari.

Kepala MTsN 1 OKU Timur Lilis Setiowati menyampaikan bahwa rutinitas ini bukan sekadar agenda seremoni, melainkan langkah madrasah dalam membentuk karakter peserta didik yang unggul secara akademis dan kokoh secara spiritual.

"Melalui Imtaq pagi, kita ingin memastikan bahwa ilmu yang didapat para murid berkah dan berlandaskan iman yang kuat. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mengimplementasikan program Kemenag Berdampak, di mana keberadaan madrasah benar-benar memberikan dampak positif yang nyata bagi pembentukan karakter murid" ujarnya.

Semangat Kemenag Berdampak yang diusung Kementerian Agama berfokus pada terciptanya layanan pendidikan keagamaan yang berkualitas, relevan, serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Pembiasaan Imtaq pagi di MTsN 1 OKU Timur menjadi salah satu bukti nyata komitmen madrasah dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.

Dengan adanya kegiatan rutin ini, diharapkan para murid MTsN 1 OKU Timur dapat menjalani proses pembelajaran dengan penuh ketenangan, fokus, serta memiliki benteng moral yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman. (MAM)


Share:
5 HAL
Bantu hentikan virus corona
1
TANGANCuci lebih sering
2
SIKUUntuk menutup mulut saat batuk
3
WAJAHJangan disentuh
4
JARAKJaga jarak aman
5
RUMAHUsahakan di rumah saja.

Pengumuman Penting

Postingan Populer

Artikel Terbaru